TPKB Menjadi Pintu Gerbang Kalimantan

SURABAYA.(SLI). Terminal Peti Kemas Banjarmasing (TPKB) PT Pelabuhan III Banjarmasin menjadi pintu gerbang pertumbuhan perekonomian di Kalimantan. Fasilitas terminal cukup memadai, sistem pengelolaan dan pelayanan berbasis teknologi informasi. Menjadikan arus logistik nasional di Kalimantan lebih cepat dan efisien. Demikian paparan General Manajer PT. Pelabuhan III Banjarmasin, Hengki Jajang Herasmana dihadapan 350 mahasiswa dalam kuliah umum Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi dan Manajemen Kepelabuhanan (STIAMAK) Barunawati di Kantor Pusat PT Pelabuhan III, Selasa (22/3/2016).

 

Jajang menjelaskan, Pelabuhan Banjarmasin dengan TPKB dipersiapkan untuk mengantisipasi perkembangan ekonomi perdagangan Kalimantan Selatan. Luas area pelabuhan utama TPKB 132 hektar. Terdiri atas daerah operasional bongkar muat petikemas, non petikemas juga angkutan laut penumpang. “Pelabuhan Banjarmasin memiliki alur 100 meter dengan kedalaman 6 meter. Sekarang ini terminal petikemas mengoperasikan 8 Container Crane (CC-red). Ada 4 CC baru datang pada 19 Nopember 2015 kemarin. Lapangan penumpukan 11 hektar. Ada 72 reefer plug untuk petikemas berpendingin. Sementara di Terminal General Cargo mengoperasikan 2 Mobile Crane, 36 forklift berbagai kapasitas dan disiapkan 6 gudang,” kata Jajang.

 

Kapasitas bongkar muat petikemas 100 ribu boks/CC/tahun. Sedangkan daya tampung Container Yard (lapangan penumpukan sebesar 55 ribu boks/ hektar. Daya dukung tersebut masih diatas kebutuhan daro total arus petikemas melalui Banjarmasin. Puncak arus petikemas di Banjarmasin terjadi pada tahun 2013 yang mencapai 428 ribu TEUs. Selanjutnya mengalami penurunan akiba harga batu bara yang terus menurun. “Arus barang di Banjarmasin turun akibat harga batu bara dan CPO turun. Kami sebagai operator terus berusaha supaya arus barang lewat pelabuhan semakin cepat. Sehingga harga barang lebih kompetetif dan perekonomian di Kalimantan dapat terus tumbuh,” tambah Jajang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *