Sistem Daring STIAMAK Tetap Aktif

SURABAYA. Memasuki minggu ketiga pelaksanaan kuliah sistem Dalam Jaringan (Daring) Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi dan Manajemen Kepelabuhan (STIAMAK) Barunawati Surabaya semakin aktif. Hubungan dosen dan mahasiswa melalui online berjalan seperti kuliah biasa. Bahkan komunikasi masing-masing mahasiswa dengan dosen terasa semakin inten. Umpan balik materi kuliah direspon bagus oleh mahasiswa. “STIAMAK sudah punyak sistem IT sehingga kuliah Daring bisa berjalan dengan baik,” kata Ketua STIAMAK Barunawati Surabaya, Nugroho Dwi Priyohadi.

Pegawai aktif Direktorat SDM Pelindo III tersebut menjelaskan, STIAMAK mendukung penuh kebijakan pemerintah terkait wabah virus Corona (Covid 19) dengan melaksanakan sistem kuliah online. Mahasiswa tetap bisa mengikuti kuliah setiap hari dari rumah tanpa hadir di kampus. Kebijakan yang sama juga diberlakukan kepada para dosen dengan memberikan materi kuliah dari rumah. “Awalnya, semuanya dari rumah. Tapi sekarang memasuki minggu ketiga kita bikin sistem piket. Sehingga kampus tidak terkesan mati. Ada piket administrasi dan piket dosen. Sehingga suasana kampus setiap hari tetap ada petugas,” lanjut Nugroho. STIAMAK tambah mantan Direktur PT. Ambang Barito Nusapersada tersebut, STIAMAK juga menerapkan protokol Covid 19. Semua petugas piket menggunakan masker, sebelum masuk ruangan wajib cuci tangan menggunakan hand sanitizer, rafid test suhu tubuh. “Anjuran pemerintah kita penuhi. Kita semua pingin selamat,” kata Nugroho. Bukan sebatas itu, STIAMAK juga sudah melakukan antisipasi kejadian yang tidak diinginkan, sehingga sudah mengikat kerjasama dengan rumah sakit PHC. Sementara kegiatan Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) 2020-2021 tetap berjalan lancar.

Semua calon mahasiswa bisa mendaftar dari rumah tanpa harus datang di kampus. Cukup buka website, stiamak.ac.id langsung bisa mendaftar. STIAMAK memberikan prodi khusus Ilmu Administrasi Bisnis dengan dua konsentrasi. Pertama, bisnis pelabuhan dan kedua, logistik. “Kita fokus menyiapkan SDM pelabuhan,” imbuh Nugroho.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *