Organda Minta Angkutan Masuk Perak Bebas Pas

Organda Minta Angkutan Masuk Perak Bebas Pas

SURABAYA.(SLI). Dewan Pengurus Cabang (DPC) Khusus Organda Tanjung Perak Surabaya minta kepada Pelindo III membebaskan biaya pas masuk pelabuhan bagi angkutan darat yang mengangkut dan menurunkan barang di terminal. “Angkutan darat itu bagian yang melekat dalam sistem transportasi di pelabuhan.

Trailer, dump truk dan angkutan darat masuk di terminal untuk mengangkut barang dan bukan untuk parkir. Sehingga tidak ada alasan harus bayar pas,” kata Ketua DPC Khusus Organda Tanjung Perak, Kody Lamahayu Fredy kepada SLI di kantornya, Selasa (30/7/2019). Kody menjelaskan, dulu angkutan darat menggunakan jasa terminal untuk parkir antri menunggu muatan. Tapi sekarang ini angkutan tidak lagi menggunakan fasilitas tersebut. Karena angkutan darat keluar-masuk sebagai pengangkut barang tanpa parkir.

Menurut Kody, biaya pas yang harus dibayar anggota Organda tidak tanggung-tanggung. Dalam satu tahun mencapai Rp. 12 miliar. “Tiap bulan kita bayar pas Rp. 1 miliar. Ini dana besar,” tambah Kody kecewa. Hitungan biaya pas lanjut Kody, untuk dump truck dan tronton sebesar Rp. 175.500/unit/bulan. Sedangkan trailer wajib bayar pas Rp.195.000/unit/bulan. “Ini membebani biaya produksi dan melemahkan daya saing produk nasional. Secara resmi kami akan minta Pelindo III membebaskan pas,” tegas Kody.

Categories: Advetorial

About Author

Write a Comment

Your e-mail address will not be published.
Required fields are marked*