UINSA Dorong Penelitian Fenomena Keislaman

UINSA Dorong Penelitian Fenomena Keislaman

SURABAYA. Universitas Islam Negeri Sunan Ampel (UINSA) Surabaya melalui Program Studi: Filsafat Islam, Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir juga Ilmu Hadits mendorong mahasiswa pasca sarjana melakukan penelitian ilmu keislaman dan fenomena ubudiah keislaman.

Digelardalam bentuk workshop Penguatan Kompetensi Mahasiswa, Metode Penelitian Ilmu Keislaman Mahasiswa Program Magister Pasca Sarjana UINSA. Program Studi: Filsafat Islam, Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir, Ilmu Hadits, Jum’at (12/7/2019). Hadir sebagai narasumber, Prof. Noorhaidi, M.A, M.Phil, Ph.D. dari pasca sarjana UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta.

IMG-20190712-WA0007

 

Noorhaidi dalam paparannya mengungkapkan, mahasiswa pasca sarjana tugasnya memproduksi pengetahuan. Menurutnya, karya ilmiah yang baik adalah hasil penelitian. “Iman paling lemah dalam penelitian adalah mengambil sumber dari tangan 2,3,4 dan seterusnya,” demikian kata Noorhaidi mewanti-wanti peserta workshop supaya tidak mengutip literasi asal-asalan. Penelitian literasi tambah dia, harus didukung dengan penguasaan bahasa yang mumpuni dan diambil dari buku induknya. Sementara Dr. Ade Gaffar yang menjadi narasumber sesi 2 tentang teknik penulisan artikel dan strategi publikasi di jurnal terindek internasional mengatakan, hasil riset yang baik adalah yang dipublikasikan. “Ada beberapa syarat utama dalam artikel terindek internsional. Yaitu, jelas menggunakan bahasa inggris, isunya global dan origitalitas dan novelty,” kata Ade.

MenurutAde, riset boleh materi lokal, tapi paradigmanya diangkat menjadi perspektif global. Para mahasiswa peserta workshop mengaku puas mengikuti acara tersebut. Banyak ide segar menjadi bahan penelitian, trik melacak literasi secara digital dan menulis jurnal terindek secara internasional.

Categories: Advetorial

About Author

Write a Comment

Your e-mail address will not be published.
Required fields are marked*