Pelindo III Wisuda 58 Mahasiswa STIAMAK

Pelindo III Wisuda 58 Mahasiswa STIAMAK

SURABAYA.(SLI). PT. Pelabuhan III (Pelindo III) melalui perguruan tingginya-Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi dan Manajemen Kepelabuhanan (STIAMAK) Barunawati Surabaya melakukan wisuda 58 sarjana strata-1 Prodi Administrasi Bisnis (S.AB). Prosesi dilaksanakan di Grha Barunawati Tanjung Perak Surabaya, Sabtu (13/10/2018). Hadir dalam acara tersebut; Direktur Utama PT. Pelindo Daya Sejahtera, Capt. Ali Sodikin mewakili direksi Pelindo III.

Dalam sambutannya, Ali Sodikin menyampaikan pesan supaya wisudawan peka terhadap perubahan yang berjalan cepat-khususnya dalam dunia bisnis. Kompetisi terbuka bagi siapa saja dan hanya orang yang memiliki kemampuan dan keahlian yang dapat memenangkan persaingan. “Bekal yang sudah diterima di STIAMAK hendaknya terus dikembangkan. Lulusan STIAMAK lebih paham dengan situasi dan perilaku bisnis di pelabuhan. Modal tersebut merupakan bagian dari keunggulan lulusan STIAMAK,” kata Ali Sodikin.

Sementara Wulyo Raharjo mewakili segenap dosen mengingatkan, supaya wisudawan senantiasa menjaga marwah kehormatan ilmuwan. Menjaga nama baik pribadi sarjana dan nama baik kampus. Mengembangkan sikap dan pola pikir akadmis. “Kalian telah mendapatkan begitu banyak pesan pengetahuan. Jaga dengan baik ilmu tersebut. Jaga nama baik sebagai sarjana dan jaga nama baik kampus. Kami semua berharap supaya lulusan STIAMAK mampu bersaing dan dapat hidup terhormat,” kata Wulyo.

Ketua Yayasan Barunawati Biru Surabaya (YBBS) Andito Sutarto mengatakan, yayasan mengapresiasi kinerja para dosen dan institusi STIAMAK yang berhasil mengantarkan mahasiswa sampai lulus dengan prestasi membanggakan. “STIAMAK telah mencapai banyak kemajuan. Menjalin hubungan kerjasama antar perguruan tinggi di dalam negeri dan luar negeri. Memperbanyak jurnal, meningkatkan kualitas akademik dosen. Membuka kelas pagi dengan jumlah mahasiswa semakin banyak. Yayasan akan mendukung penuh supaya STIAMAK terus meningkat. Mengembangkan prodi atau membuka fakultas baru. Yayasan menginginkan STIAMAK memiliki kampus mandiri,” kata Andito.

Ketua STIAMAK Barunawati Surabaya Iwan Sabatini menegaskan, pihaknya terus melakukan peningkatan mutu dengan lulusan yang semakin berkualitas. Beberapa kegiatan regular akan terus ditingkatkan. Seperti; kuliah umum, kunjungan ke beberapa terminal (pelabuhan). Juga, seminar internasional. “Kami terus mendukung semua program pemerintah dengan menjalankan sistem pengelolaan perguruan tinggi yang baik dan sempurna. Peningkatan mutu dosen. Menerbitkan jurnal, kegiatan mahasiswa, kerjasama antar perguruan tinggi dan kegiatan pengembangan keilmuan melalui seminar nasional dan internasional. Pedoman akademik tahun 2018-2019, STIAMAK  mewajibkan para mahasiswa untuk memperoleh nilai KUM 150 pada akhir semester 7. Mahasiswa harus  pro-aktif  mengikuti kegiatan workshop, seminar baik dari internal kampus maupun eksternal,” kata Iwan Sabatini.

Ditambahkan, para mahasiswa semester-VI dapat mengikuti pelatihan bahasa Inggris (TOEFL) dengan standar minimal 450. Bagi mahasiswa yang tidak mengikuti atau nilai tidak memenuhi angka 450 maka yang bersangkutan tidak dapat mengikuti ujian skripsi. Lulusan 2018 mencatat, Wahyu Dwi Lestari dinyatakan sebagai lulusan terbaik (cumlaude) dengan nilai IPK 3,92.

Turut meramaikan kegiatan dengan adanya orasi ilmiah dari, DR Ir Sumarzen Marzuki MMT-Ketua Senat yang ahli di bidang bisnis kepelabuhanan yang mengelola arus logistik internasional. Sementara tamu kehormatan turut hadir, Kasubag Akademik Lembaga Layanan Dikti (LLDIKTI) Wilayah VII Jawa Timur, Anik Nuryati SE.

 

 

Categories: Advetorial

About Author

Write a Comment

Your e-mail address will not be published.
Required fields are marked*