Lima Kapal Kontainer Sempat Jadi Target Slow Down Handling

Lima Kapal Kontainer Sempat Jadi Target Slow Down Handling

SURABAYA.(SLI).  Pegawai PT. Terminal Petikemas Surabaya (TPS) yang melakukan aksi demo sempat membikin rencana melakukan slow down kegiatan bongkar muat (handling) pada Jum’at (28/92018). Padahal saat itu posisi jadual kegiatan di dermaga ada lima kapal petikemas. Yaitu;  Kapal Jonathan  Swift,  kapal Meratus Sabang, kapal GH Mistral, MCC Imma dan Wan Hai 212.  Semua kapal mengangkut petikemas ekspor-impor. Kecuali kapal Meratus yang mengangkut petikemas domestik.

Slow down handling yang direncanakan pegawai  TPS adalah mengurangi kecepatan kegiatan bongkar muat petikemas baik di dermaga sampai di lapangan penumpukan. Kegiatan tersebut merupakan ungkapan protes. Karena pihak manajemen TPS dianggap mengabaikan kebijakan direksi Pelindo III. Tertera dalam surat nomor; ; PER.0023/KP.0602/HOFC-2018. Isinya, melakukan penyesuaian pendapatan pada semua pegawai Pelindo III Group-termasuk di TPS.

Para pegawai mengaku kesal dengan sikap manajemen yang tidak segera merealisasikan keputusan direksi Pelindo III tersebut. Mereka mengambil cara sendiri dan tidak melalui serikat pekerja. Melakukan demo di ruang terbuka di depan kantor TPS, Jum’at (28/9/2018). Sementara TPS sendiri dalam kondisi transisi kepemimpinan. Karena mantan Direktur Utama TPS Joko Noerhudha diangkat menjadi Direktur Teknik Pelindo III. Tuntutan pegawai dipenuhi dan pihak manajemen menyatakan siap membayar per 1 Oktober 2018.

Kepala Humas PT. Terminal Petikemas Surabaya, Moch Sholeh  menyatakan bahwa kegiatan pelayanan bongkar muat tetap berjalan lancar sebagaimana biasa. Para pengguna jasa tidak perlu khawatir. “Kita tetap melayani seperti biasa, tidak ada masalah. Kegiatan lancar seperti biasa,” katanya.

 

Categories: Operasional Terminal

About Author

Write a Comment

Your e-mail address will not be published.
Required fields are marked*