INSA: Uang Rambu Harus Dihapus

SURABAYA.(SLI). Dewan Pengurus Cabang Indonesia National Shipowner Association (DPC INSA) Surabaya telah menerima beberapa pengaduan pengusaha pelayaran anggota asosiasi bahwa seharusnya pemerintah menghapuskan kewajiban bayar uang rambu yang dikenakan pada pelayaran. Karena pelayaran telah membayar biaya ‘tol laut’ melalui Alur Pelayaran Barat Surabaya (APBS). Sampai saat ini kapal yang masuk daerah operasional Pelabuhan Surabaya dikenakan bayar uang rambu antara Rp 1 juta sampai Rp 5 juta per call. Akibatnya, masing-masing kapal yang sudah masuk jalur APBS terpaksa membayar dua kali. Pelayaran mengaku sangat keberatan dengan kondisi tersebut.

Ketua DPC INSA Surabaya Stenvens Handry Lesawengen mengatakan, pemerintah seharusnya menghapus uang rambu, setelah pelayaran membayar biaya di Alur Pelayaran Barat Surabaya (APBS). “Anggota terus mengeluhkan adanya pembayaran dobel ini. Logikanya kalau sudah bayar di APBS, mestinya uang rambu dihapus. Buat apa ? Kapal sudah lewat APBS kok masih disuruh bayar uang rambu,” kata Stenvens.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *