Organda Deklarasikan Zero Over Load dan Zero Accident

Organda Deklarasikan Zero Over Load dan Zero Accident

SURABAYA.(SLI).Para pengusaha angkutan darat yang tergabung dalam DPC Khusus Organda Tanjung Perak optimis pelayanan angkutan darat di Tanjung Perak akan semakin baik. Armadanya diregenerasi, kelayakan jalan semakin mengedepankan aspek keamanan, sistem pemuatan sesuai kapasitas, lebih tertib,  semakin patuh hukum dan peraturan. Juga, dedikasi para sopir terus ditingkatkan. Mereka juga berkomitmen angkutan Organda Zero Over Load dan Zero Accident (zolza). Mereka juga bersepakat melakukan deklarasi Zolza tahun 2017 disampaikan secara terbuka dalam Musyawarah Kerja Cabang (Mukercab) III tanggal, 16 Mei 2017 di Hotel Wyndham.

Ketua Pelaksana Mukercab III Organda Tanjung Perak Handoko Setiono mengatakan, musyawarah kerja Organda 2017 berbeda dengan musyawarah kerja sebelumnya. Kali ini lebih besar dan lebih semarak. Karena ada tiga materi utama yaitu; Musyawarah Kerja, Seminar Bisnis Angkutan Darat dan Deklarasi Zero Over Load dan Zero Accident.

“Mukercab III Organda kali ini agak lebih besar. Kita menghadirkan dua narasumber yang akan bicara di seminar. Masing-masing Prof. Ir. Nyoman Pujawan bicara soal tantangan pengusaha angkutan barang dalam perkembangan teknologi. Motivator Andrie Wongso menyampaikan The Power Of Optimism. Acara ini semuanya diperuntukkan bagi anggota Organda,” kata Handoko.

Menurut Handoko, pengurus dan anggota Organda perlu mendengarkan paparan wawasan pakar transportasi tersebut. Mereka cermat dalam melakukan pengamatan pada setiap perubahan. Para pengusaha angkutan darat Tanjung Perak ingin tetap eksis melayani pengiriman barang di pelabuhan. Siap berubah dan bisa melakukan peningkatan pada kualitas pelayanan. “Kita tidak tahu, bagaimana perkembangan bisnis transportasi di masa mendatang. Makanya, kita ingin mendengarkan bagaimana pandangan pakar transportasi ini,” tambah Handoko.

Sementara Ketua DPC Khusus Organda Tanjung Perak Kody Lamahayu Fredy menjelaskan, Organda Tanjung Perak memutuskan mendeklarasikan angkutan darat Pelabuhan Tanjung Perak anggota Organda Zero Over Load dan Zero Accident. “Kami bertekad mendeklarasikan angkutan anggota Organda Zero Over Load dan Zero Accident. Ini berdasarkan hasil kajian kinerja operasional anggota selama 2016. Jadi tahun 2017 ini kita berani menyatakan Zero Over Load dan Zero Accident,” demikian tegas Kody.

Menurut Kody, deklarasi Zolza tersebut merupakan wujud komitmen Organda mendukung propgram pemerintah dalam meningkatkan kualitas pelayanan transportasi dan keselamatan lalu lintas di jalan. Kedua program tersebut katanya, saling terkait dalam satu kesatuan. Pihak Organda sebenarnya sudah melakukan sosialisasi kepada anggotanya beberapa tahun sebelumnya. Hasilnya, tahun 2016 kondisinya sudah semakin baik.

Kondisi angkutan darat Tanjung Perak tambah Kody, armadanya semakin bagus. Angkutan usia tua sudah diremajakan diganti dengan angkutan barau. Sistem pengangkutan barang lebih ditekankan pada aspek keamanan dan selalu mematuhi peraturan lalu lintas. “Hasilnya bagus. Angka kecelakaan bisa ditekan dan terus ditekan. Sehingga 2016 sudah bisa zero accident. Tahun 2017 ini secara resmi kita deklarasikan prestasi ini,” tambah Kody.

Categories: Advetorial

About Author

Write a Comment

Your e-mail address will not be published.
Required fields are marked*