Orias: 12 Terminal Akan Ditingkatkan

Orias: 12 Terminal Akan Ditingkatkan

SURABAYA.(SLI). PT. Pelabuhan III (Pelindo III) akan meningkatkan kualitas pelayanan penumpang kapal laut-khususnya di daeran Indonesia Timur. Tahun ini ada 12 terminal akan dilakukan perbaikan dan pembangunan beberapa fasilitas baru. Nilai investasi perbaikan pelabuhan daerah tersebut mencapai Rp 3 triliun.  Catatan evaluasi Pelindo III menyebutkan bahwa arus penumpang kapal laut domestik cenderung mengalami penurunan. Sementara arus wisatawan asing menggunakan cruise mengalami peningkatan.

Direktur Utama PT. Pelabuhan III Orias Petrus Moedak ketika menyambut kunjungan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman (Menko Maritim) Luhut Binsar Pandjaitan di Terminal Teluk Lamong, Surabaya (20/3/2017) mengungkapkan, Pelindo III sekarang ini mengelola 43 pelabuhan di 7 propinsi, terbesar dibanding Pelindo lainnya. Memiliki 13 anak perusahaan. “Seperti; Maumere, Waingapu,” kata Orias dalam paparan kinerja dihadapan Menko Maritim, Gubernur Jawa Timur, Soekarwo dan para pelaku bisnis shipping line Surabaya.

Orias juga menyampaikan beberapa pelabuhan sudah cukup memadai. Diantaranya;  Tanjung Emas Semarang dengan fasilitas terminal penumpang modern, Banjarmasin, Benoa-Bali dan Terminal Teluk Lamong (TTL). Bahkan TTL menjadi pelabuhan paling modern saat ini. Khusus Benoa dilaporkan melayani Cruise 60 call dan ditargetkan meningkat sampai 100 call tahun 2017. “Kunjungan wisatawan asing melalui Benoa terus meningkat. Sekarang ini 60 call dan kita targetkan bisa sampai 100 call. Untuk arus petikemas sejak tahun 2013-2016  naik 27 persen” Kata Orias.

Dilaporkan juga, posisi keuangan dan jumlah pegawai. Sekarang ini  Pelindo III memiliki pinjaman bank sebesar Rp 1,5 triliun. Hutang dalam bentuk global bond sebesar US$ 200 juta. Jumlah pegawai sekarang ini mencapai 3.700 orang. Dari jumlah tersebut pegawai usia dibawah 45 tahun sebesar 85 persen. Orias mengakui bahwa hutang tersebut cukup besar. Tahun 2017 Pelindo III mentargetkan investasi sebesar Rp. 4,5 triliun. Sedangkan total investasi yang dicanangkan sebesar Rp. 12 triliun.

Orias juga menegaskan, kegiatan bongkar muat beberapa kargo akan digeser ke Terminal Teluk Lamong. Potensinya mencapai 250 ribu ton. Tahun 2017 akan membongkar 100 ribu ton. Infrastruktur berupa fly over untuk TTL juga akan dibangun. Posisi Pelindo III pada bagian penyambungan jalan. Dianggarkan sekitar Rp. 1 triliun. Kegiatan bongkar muat LNG di Benoa-Bali juga akan digeser dari dermaga sebelah timur ke selatan. Pelayanan bongkar muat LNG ini akan dikembangkan di beberapa pelabuhan di daerah.

Ikut mendampingi Orias saat paparan; Direktur Operasi Pelindo III Mochammad Iqbal, Direktur Teknik dan Informasi Husien Latief, Direktur Utama (plt) PT. Terminal Teluk Lamong Robby Dayoh, General Manajer Pelindo III Tanjung Perak Joko Noerhudha, Direktur Utama PT. Terminal Petikemas Surabaya Yon Irawan, Direktur Utama PT. Berlian Jasa Terminal Indonesia Putut Sri Muljanto, Ketua DPW ALFI/ILFA Jawa Timur Hengky Pratoko, Ketua DPC INSA Surabaya Stenvens Handry Lesawengen, Ketua DPD GPEI Jawa Timur Isdarmawan Asrikan, Ketua DPD GINSI Jawa Timur Bambang Sukardi dan beberapa pelaku bisnis lainnya.

 

 

Categories: Pelayaran, Pelayaran umum

About Author

Write a Comment

Your e-mail address will not be published.
Required fields are marked*