Pelindo III Unggulkan 5 TPK

Pelindo III Unggulkan 5 TPK

Pelabuhan III (Pelindo III) memiliki 5 Terminal Peti Kemas (TPK) dan menjadi unggulan pelayanan bongkar muat logistik nasional. Yaitu; Terminal Petikemas Surabaya yang dikelola PT. Terminal Petikemas Surabaya (TPS), Terminal Peti Kemas Banjarmasin, Terminal Peti Kemas Semarang keduanya dikelola Pelindo III, Terminal Petikemas Teluk Lamong dikelola PT. Terminal Teluk Lamong dan Terminal Berlian dikelola PT. Berlian Jasa Terminal Indonesia (BJTI). Masih ada beberapa cabang lain di daerah juga dikembangkan terminal petikemas. Diantaranya; Pelabuhan Tenau Kupang.

Masing-masing TPK memiliki karakter tersendiri. Terminal Petikemas Surabaya melayani bongkar muat petikemas internasional (ekspor-impor) dan petikemas antar pulau (domestik). Menjadi terminal terbesar di Indonesia Timur. Memiliki kedalaman kolam sampai 13 meter dan mampu melayani lima kapal secara bersamaan. Arus petikemas mencapai 1,3 juta TEUs per tahun.

TPS juga terus melakukan inovasi baru seperti; program elektrifikasi yang sedang berjalan dan terbaru pembayaran uang jasa menggunakan sistem e-payment. Sehingga pengguna jasa dapat dengan mudah melakukan pembayaran. Lebih cepat, efisien dan gampang. Karena transaksinya bisa dilakukan dari mana dan kapan saja selama 24 jam non stop.

Terminal Peti Kemas Semarang (TPKS) juga menjadi pintu gerbang perdagangan di Jawa Tengah dan unggulan di Kota Semarang. Fasilitas dermaga dan peralatan bongkar muat Container Crane dan Rubber Tyred Gantry (E-RTG) terus ditambah. Mengubah sistem penggerak dari disel ke listrik. Transaksi dan pelayanan sudah online. Sehingga pengguna jasa dapat dengan mudah mengakses melalui jaringan internet. Arus petikemas di TPKS sekitar 600 ribu TEUs per tahun.

General Manager Terminal Peti Kemas Semarang, Erry Akbar Panggabean mengatakan, sistem pelayanan di TPKS terus dipermodern. Sehingga para pengguna jasa dapat dengan cepat dan mudah melakukan kegiatan mulai sandar kapal sampai bongkar muat. Pengembangan dan peningkatan fasilitas terbaru meliputi penambangan dermaga di utara, penambahan area lapangan penumpukan dan pengadaan armada angkutan petikemas baru untuk mendukung percepatan pelayanan di lapangan.

Terminal Teluk Lamong (TTL) juga terus mendapatkan respon positif dari pelaku bisnis shipping line. Agen pelayaran ocean going dan kapal petikemas domestik semakin terbiasa dan nyaman menggunakan fasilitas bongkar muat di TTL. Terbaru pada tahun 2016 telah melayani kapal internasional bongkar muat curah kering. Tahun 2016 berhasil membukukan bongkar muat barang curah kering sebesar 1,2 juta ton.

Kegiatan bongkar muat petikemas juga mengalami pertumbuhan yang cukup menggembirakan. Tahun 2016 berhasil membukukan kegiatan bongkar muat sebesar 242.570 TEUs terdiri atas petikemas internasional dan domestik. Tahun 2017 diperkirakan akan terus mengalami pertumbuhan. “Tahun 2016 kemarin berhasil melakukan bongkar muat 242.570 TEUs petikemas dan 1,1 juta ton untuk barang curah kering,” kata Kepala Humas PT. Terminal Teluk Lamong, Reka Yusmara.

Terminal Berlian (BJTI PORT) dikhususkan melayani kapal petikemas domestik. Memiliki tiga dermaga sandar. Yaitu; Berlian Timur, Berlian Utara dan Berlian Barat. Kuantitas kunjungan kapal cukup besar. Bahkan diprediksi menjadi terminal paling banyak menerima kunjungan kapal petikemas domestik. Meskipun belum ada perhitungan kegiatan bongkar muat secara persis, BJTI PORT mampu melayani bongkar muat diatas 1 juta TEUs.

BJTI PORT memiliki keunggulan dalam fasilitas peralatan bongkar muat menggunakan Harbour Mobile Crane (HMC) dan depo petikemas disekitar Tanjung Perak. Sehingga aktivitas keluar-masuk menuju terminal sangat cepat. Pada bulan Januari 2017 BJTI PORT genap berusia 15 tahun. Mendapatkan kiriman bunga cukup banyak dari customer. BJTI PORT semakin dewasa dan terus berkembang. Maju terus dan semakin sukses.

Satu terminal petikemas lagi, Terminal Peti Kemas Banjarmasin (TPKB). Menjadi pintu gerbang perdagangan Kalimantas. Memiliki fasilitas sangat memadai untuk melayani pengapalan logistik nasional-khususnya untuk daerah Kalimantan. Pelindo III Banjarmasin berhasil membukukan arus kapal sebesar 15.566 unit dengan bobot 23.448.812 GT. Arus barang sebesar 203.954 TEUs bongkar dan 203.734 TEUs muat. Arus barang umum General Cargo sebesar 90.686 ton atau  20.712 M3 dan Bag Cargo 663.945 ton.

 

About Author

Write a Comment

Your e-mail address will not be published.
Required fields are marked*