Peserta Munas VII APBMI Membludak

Peserta Munas VII APBMI Membludak

PADANG.(SLI). Kemampuan panitia Munas VII APBMI di Padang Sumatera Barat benar-benar diuji. Jumlah peserta melebihi prediksi dan membludak. Sehingga panitia dan pengelola hotel harus menambah kursi meskipun tanpa meja. Jumlah kursi ekstra sekitar 30 unit diposisikan di bagian paling belakang. Ini terjadi ketika Direktor Perhubungan Laut, Antonius Tonny Budiono meresmikan pembukaan Musyawarah Nasional (Munas) VII Asosiasi Perusahaan Bongkar Muat Indonesia (APBMI) di Hotel Grand Inna Muara Padang Sumatera Barat, Kamis (27/10/2016).

Kondisi demikian terjadi karena beberapa peserta tanpa melakukan koordinasi awal dengan pengurus APBMI wilayah, tiba-tiba datang di tempat acara. Seperti; pengusaha PBM yang datang dari Surabaya. Mereka tiba di hotel dan langsung berkoordinasi di tempat dan minta diikutkan dalam Munas VII APBMI di Padang. Padahal, mereka sebelumnya tidak melakukan koordinasi dengan DPW APBMI Jawa Timur yang diketuai Kody Lamahayu Fredy.

Ujian panitia terjadi sejak persiapan pembukaan. Peserta tambahan minta keplek dan fasilitas peserta. Hasil rapat tim kecil sepakat kalau mereka diterima sebagai peninjau. Tapi sesaat menjelang pembukaan mereka menulis di keplek menjadi peserta. Sementara di dalam ruangan, acara telah siap dibuka. Tidak heran, begitu mereka masuk tidak mendapatkan tempat duduk. Baru beberapa saat pihak hotel menambah kursi tapi tanpa meja. “Memang Munas VII ini paling besar dibanding Munas-Munas sebelumnya,” ujar salah satu peserta yang duduk dibagian belakang.

Munas besar ini juga terlihat begitu banyak petugas dari kepolisian yang di libatkan baik didalam hotel maupun diluar hotel. Jumlahnya mencapai puluhan, termasuk petugas dengan pakaian preman. Tapi sampai acara pembukaan selesai, semuanya dalam kondisi kondusif dan lancar.

Categories: Advetorial

About Author

Write a Comment

Your e-mail address will not be published.
Required fields are marked*