PBM “Seberang” Gabung di Munas APBMI

PBM “Seberang” Gabung di Munas APBMI

PENINJAU.(SLI). Ada yang luput dari perhatian peserta Munas VII APBMI saat mendaftar dan menyerahkan surat mandat perusahaan di panitia. Di pojok kiri setelah pintu masuk hotel Grand Inna Muara, para peserta mengisi daftar hadir, menyerahkan surat mandat perusahaan sebagai syarat mengikuti acara Munas. Sementara di lorong pojok sebelah kanan dari pintu masuk, sedang berkumpul sekitar 10 orang. Biacaranya terlihat serius. Mereka adalah para pengurus APBMI baik pusat maupun daerah. Berunding dengan sejumlah PBM dari Surabaya yang ingin bergabung di Munas VII APBMI.

Mereka yang datang di hotel dan tanpa sepengetahuan DPW APBMI Jawa Timur tersebut merupakan kelompok yang selama ini dikenal berseberangan dengan kelompok DPW APBMI Jawa Timur yang diketuai Kody Lamahayu Fredy. Dalam perundingan tersebut mereka ingin bergabung di Munas. “Kami 500 persen sadar, kalau sekarang ini Munas APBMI. Kami ini pelaku usaha PBM mohon bisa ikut acara ini. Kami akan memberi kontribusi supaya bisnis PBM ini bisa menjadi lebih baik. Alhamdulillah kami diterima, meskipun sebagai peninjau,” ujar salah satu PBM yang dikenal berseberangan dengan DPW APBMI Jawa Timur yang dipimpin Kody Lamahayu Fredy.

Sebelumnya, Kody Lamahayu Fredy mengatakan, pengurus dan anggota APBMI diatur oleh AD/ART dan etika berorganisasi. Munas APBMI di Padang merupakan ajang terbuka bagi semua pengusaha PBM di tanah air. Syaratnya, para peserta Munas adalah terdaftar sebagai anggota APBMI. Mereka tercatat sebagai anggota APBMI dan siap mematuhi semua ketentuan dalam Munas. “Munas ini terbuka. Siapa saja bisa ikut, asalkan mereka menjadi anggota APBMI. Mengikuti ketentuan yang diatur di AD/ART dan mematuhi ketentuan dalam Munas,” jelas Kody.

Categories: Advetorial

About Author

Write a Comment

Your e-mail address will not be published.
Required fields are marked*