Terminal LNG Buka di Benoa-Bali

Terminal LNG Buka di Benoa-Bali

DENPASAR.(SLI). Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Sudirman Said berserta rombongan datang ke Pelabuhan Benoa-Bali untuk meninjau kesiapan operasi Terminal LNG (Liquid Natural Gas) di Dermaga Selatan PT Pelabuhan III Cabang Benoa. Terminal LNG tersebut dikelola oleh PT Pelindo Energi Logistik (PE-Logistik) guna menyalurkan LNG ke pembangkit listrik unit Pesanggaran, di Denpasar Selatan. Menteri ESDM disambut oleh Direktur Operasi dan Pengembangan Bisnis PT Pelabuhan III Rahmat Satria dan Direktur Utama PE-Logistik Denny Hermanto. “Jika penyaluran gas untuk wilayah Denpasar dan sekitarnya berjalan lancar maka kedepannya kita bisa bangun hub storage di Pelabuhan Cabang Celukan Bawang,” kata Rahmat Satria dalam acara tersebut, Jum’at (1/4/2016).

Seusai menonton video company profile, Sudirman Said dan rombongan melakukan site visit ke dermaga untuk melihat kapal FRU (Floating Regasification Unit) yang telah sandar di dermaga selatan. FRU bernama Lumbung Dewata ini dibuat di Korea dan telah tiba di Pelabuhan Benoa pada hari Rabu tanggal 30 Maret 2016. FRU adalah sebuah kapal yang berfungsi untuk merubah LNG menjadi gas siap pakai yang akan disalurkan ke pembangkit listrik di Pesanggaran milik PT Indonesia Power. “Kalau kapal seperti ini belum bisa kita buat tidak mengapa, tapi SDM yang mengoperasikannya nanti harus orang kita, semuanya harus anak dalam negeri” ujar Sudirman.

Kesiapan Terminal LNG yang dikelola PE-Logistik saat ini sudah 90 persen dan tinggal menunggu kedatangan kapal FSU (Floating Storange Unit) yang berfungsi sebagai tempat penyimpanan LNG sementara sebelum masuk ke kapal FRU dan menunggu seluruh jaringan pipa telah terkoneksi, setelah itu Terminal LNG siap dioperasikan.

Categories: Advetorial

About Author

Write a Comment

Your e-mail address will not be published.
Required fields are marked*