LCT Refalia II Tenggelam di Selat Bali

LCT Refalia II Tenggelam di Selat Bali

BANYUWANGI.(SLI). Kapal penyeberangan Ketapang-Gilimanuk jenis Landing Craft Tank (LCT) Refalia II milik PT Darma Bahari Utama (DBU) tenggelam di Selat Bali, Jum’at (4/3/2016) sekitar pukul 13.40 WITA. Kapal tenggelam dalam perjalanan dari Gilimanuk (Bali) menuju Ketapang (Banyuwangi).  Posisinya sudah memasuki perairan Banyuwangi. Mengangkut 71 penumpang. Beberapa kapal bantuan langsung diterjunkan. Antara lain; kapal Satpol Airud, Basarnas dan TNI AL. “Kapal jenis Landing Craft Tank karam saat mengangkut total 27 unit kendaraan. Kendaraan tersebut berupa 18 unit truk tronton, satu unit truk fuso, empat unit truk sedang, dan empat unit mobil pick up. Semuanya truk pengangkut barang,” kata Manajer Operasi PT Angkutan Sungai, Danau dan Penyeberangan (ASDP) Indonesia Fery Cabang Ketapang, Wahyudi Susianto.

Para penumpang berhasil dievakuasi. Kecuali beberapa kru kapal belum ditemukan. Diantaranya, nakhoda kapal dan Mualim 1 juga seorang ibu dengan satu anak. Lokasi musibah sendiri hanya berjarak sekitar 400 meter dari pantai Banyuwangi. “Penyebab musibah, belum diketahui. Saat ini masih fokus evakuasi untuk penyelamatan para penumpang. Nanti pasti ada yang menyelidiki sebab-sebab terjadinya musibah,” ujar salah satu petugas kesyahbandaran di Ketapang.

 

 

 

 

Categories: Pelayaran, Pelayaran umum

About Author

Write a Comment

Your e-mail address will not be published.
Required fields are marked*