Percepat Logistik Kalimantan TPKB Operasikan 8 CC

Percepat Logistik Kalimantan TPKB Operasikan 8 CC

BANJARMASIN.(SLI). Terminal Peti Kemas Banjarmasin (TPKB) memperkuat pelayanan bongkar muat petikemas dengan mengoperasikan 8 Container Crane (CC). Kecepatan bongkar yang semula 25 boks/jam/CC ditargetkan akan meningkat menjadi 35 boks/jam/CC. Dengan demikian biaya logistik nasional di Kalimantan menjadi lebih kompetetif. “Dengan tambahan empat unit alat baru itu, operasional bongkar muat di Pelabuhan Banjarmasin kini total dilayani oleh delapan unit,” Kata General Manajer Terminal Peti Kemas Banjarmasin, Hengki Jajang Herasmana menjelaskan setelah adanya penambahan 4 CC baru di TPKB. Peresmian operasional crane yang diberi nama CC 05, 06, 07 dan 08 itu dihadiri oleh beberapa tamu dari instansi pemerintahan, unsur maritim, asosiasi, perusahaan pelayaran, dan mitra kerja di wilayah Pelabuhan Banjarmasin. Kedatangan alat tersebut diharapkan mempercepat proses bongkar muat dari yang semula 25 boks menjadi 35 boks per jam, sehingga proses bongkar muat lebih efisien dan mampu menekan ongkos logistik. “Empat unit Container Crane ini merupakan persembahan Pelindo III kepada Kota Banjarmasin. Sehingga dapat memperlancar arus logistik nasional dan mendongkrak perekonomian di Kalimantan Selatan yang sempat turun karena lesunya permintaan batubara,” ujar Hengki. Asisten Manajer Hukum Humas Pelindo III Banjarmasin, Arief Yarmanto menambahkan, pihaknya bersinergi dengan pihak-pihak terkait di Banjarmasin dalam proses mendatangkan alat bongkar muat tersebut. “Kami berterima kasih kepada para pihak yang membantu seperti KSOP Banjarmasin dan stakeholder lainnya, mulai dari saat kedatangan hingga crane siap beroperasi sepenuhnya,” tuturnya. Sementara Walikota Banjarmasin terpilih Ibnu Sina dalam sambutannya menjelaskan, potensi peti kemas cukup bagus. Karena Pelabuhan Banjarmasin merupakan pelabuhan terbesar di Kalimantan Selatan. “Saya ingin memaksimalkan Pelabuhan Trisakti Banjarmasin dan berharap Kota Banjarmasin ke depannya bisa lebih bersinar lagi” ujar Ibnu Sina. Pelabuhan Trisakti Banjarmasin merupakan pelabuhan terbesar dan tersibuk di Kalimantan. Pelabuhan ini berfungsi sebagai pintu gerbang arus keluar masuk barang ekspor-impor maupun barang antar-pulau dan negara. Pelabuhan Kelas IA dalam lingkungan Pelindo III tersebut berada pada urutan kedua, setelah Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya. Fasilitas Pelabuhan Trisakti melayani arus keluar masuk barang, baik barang curah, konvensional, maupun kontainer. Ada dua terminal pelayanan petikemas ekspor-impor di Pelabuhan Trisakti, yakni Terminal Penumpang Bandarmasih serta Terminal Peti Kemas Banjarmasin yang termasuk 10 besar di Indonesia.

About Author

Write a Comment

Your e-mail address will not be published.
Required fields are marked*