Bongkar Muat Petikemas Nilam Perak Turun 20 Persen

Bongkar Muat Petikemas Nilam Perak Turun 20 Persen

SURABAYA.(SLI). Kegiatan bongkar muat petikemas domestik di Terminal Nilam Timur Pelabuhan Tanjung Perak selama 2015 mengalami penurunan sampai 20 persen. Karena beberapa peralatan bongkar muat berupa Container Crane (CC) beberapa kali mengalami kerusakan. Penyebab lainnya, kolam pelabuhan mengalami pendangkalan. Sehingga kapal yang sandar tidak bisa mengangkut petikemas lebih banyak.

Direktur Utama PT Nilam Port Terminal Indonesia (NPTI) Irwan Cahyadi mengatakan,  semula Terminal Nilam Timur Tanjung Perak mengoperasikan 3 CC. Satu CC kemudian direlokasi ke Terminal Tenau Kupang (NTT). Terminal Nilam kemudian mendapatkan tambahan 2 CC baru. Sehingga jumlah CC di Terminal Nilam Timur ada 4 unit. Sayangnya, satu CC nomor 3 mengalami kerusakan permanen.

“Selama tahun 2015 banyak waktu hilang di Terminal Nilam Timur. Produktivitas terus menurun. Mulai adanya relokasi CC lama pindah ke Kupang. Kedatangan CC baru dan ditambah CC lama rusak sampai 6 bulan. Sampai sekarang CC nomor 3 tersebut  masih rusak. Diperkirakan baru bisa dioperasikan pada April 2016, setelah dirubah dari BBM solar menjadi tenaga listrik,” kata Irwan.

Tahun 2014 Terminal Nilam Timur mampu mengerjakan bongkar muat petikemas domestik sampai 349 ribu boks. Tapi tahun 2015 hanya mampu membukukan produktivitas 222 ribu boks.  Akibat penurunan produktivitas tersebut berpengaruh pada kegiatan angkutan dan operasional lapangan penumpukan. “Dampaknya, kegiatan lain ikut turun. Operasional trailer turun. RTG di lapangan penumpukan juga ikut menurun,” kata Irwan.

Kondisi demikian kata Irwan, mestinya bisa diatasi dengan memperbesar muatan kapal. Sehingga waktu bongkar muat lebih panjang dan produktivitas bongkar muatnya menjadi lebih banyak. Tapi kolam Terminal Nilam Timur tidak memungkinkan. Kedalaman maksimal hanya 8 meter. Kini, Irwan mengaku pasrah.

About Author

Write a Comment

Your e-mail address will not be published.
Required fields are marked*