Tarif OPP/OPT Tanjung Perak Naik 4,5 Persen

Tarif OPP/OPT Tanjung Perak Naik 4,5 Persen

SURABAYA.(SLI).  Dewan Pengurus Wilayah Asosiasi Perusahaan Bongkar Muat Indonesia (DPW APBMI)  Jawa Timur bersama asosiasi pelabuhan Tanjung Perak  melakukan persetujuan pedoman tarif bongkar muat (OPP/OPT) 2016 naik 4,5 persen. Berlaku mulai 1 Maret 2016.

Ketua DPW APBMI Jawa Timur Kody Lamahayu Fredy mengatakan, pihaknya bersama para ketua asosiasi pelabuhan (INSA, ALFI, GPEI dan GINSI) di hadapan Kepala Kantor Otoritas Pelabuhan Tanjung Perak telah bersepakat membuat pedoman tarif OPP/OPT 2016 naik sebesar 4,5 persen. “Kemarin, kami (APBMI-red) bersama para ketua asosiasi pelabuhan lain di kantor Otoritas Pelabuhan Tanjung Perak telah bersepakat bahwa OPP/OPT tahun 2016 naik 4,5 persen. Kesepakatan tarif ini sifatnya hanya untuk pedoman saja. Selanjutnya transaksi diserahkan pada mekanisme pasar,” kata Kody.

Putusan kesepakatan bersama tersebut jauh dari usulan kenaikan pertama. Sebelumnya, APBMI bersama perwakilan Koperasi TKBM membuat usulan angka kenaikan sebesar 12 persen. Usulan kenaikan 12 persen tersebut hampir sama dengan  beberapa tahun sebelumnya. “Kondisi tahun ini memang berbeda dengan tahun sebelumnya. Tahun ini kondisi perekonomian kita lagi tidak bagus terimbas ekonomi global. Kedua, komponen BBM turun. Harga solar turun. Jadi, tidak tepat kalau kenaikan OPP/OPT ini mengacu pada tahun sebelumnya. Yang tetap kita perhatikan saat ini pada upah buruh,” kata Kody.

Menurut Kody, kondisi usaha PBM semakin memburuk. Lebih dari separo atau lebih dari 65 PBM di Tanjung Perak  sudah tidak aktif. Sementara yang masih terlihan melakukan kegiatan hanya sekitar 40 perusahaan. “Yang kerja paling sekitar 40 PBM. Lainnya, dalam kondisi ‘tidur’. Kita tidak bisa berbuat apa-apa. Karena kondisi ini terjadi secara alamiah akibat adanya regulasi baru,” kata  Kody.

Kalau mau bertahan tambah Kody, pengusaha harus bisa mengikuti perubahan. Salah satu diantaranya, harus memiliki kecukupan modal dan kemampuan. Kody mengaku optimis anggota APBMI yang masih aktif mampu mengikuti perkembangan dan tuntutan bekerja secara profesional.  Beberapa anggota sudah melakukan heregistrasi ke Dinas Perhubungan Jawa Timur.

 

 

About Author

Write a Comment

Your e-mail address will not be published.
Required fields are marked*