Masuk MEA, STIAMAK  Kuliah Umum Setiap Bulan

SURABAYA.(SLI). Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi dan Manajemen Kepelabuhanan (STIAMAK) Barunawati meningkatkan kualitas pendidikan kampus dengan menggelar kuliah umum setiap bulan. Menghadirkan narasumber para praktisi bisnis pelabuhan. Mulai dari direksi Pelindo III, direksi anak perusahaan Pelindo III, para General Manajer (GM) dan pelaku bisnis diluar Pelindo III.

Seperti kuliah umum yang dilaksanakan di Terminal Penumpang Gapura Surya Nusantara (GSN) Tanjung Perak, Senin (18/1/2016). Menghadirkan Direktur SDM dan Umum Pelindo III, Toto Heli Yanto. Direktur Operasi PT Terminal Teluk Lamong, Agung Kresno Sarwono dan Lina Ratnasari-pegawai Pelindo III lulusan Shipping dan Transport NMU Rotterdam.

Materi kuliahnya cukup berbobot. Paparan Terminal Teluk Lamong yang dikenal sebagai terminal modern pertama di Indonesia. Green Port dengan peralatan serba elektrifikasi. Ramah lingkungan dan mengedepankan teknologi informasi. Semua transaksi menggunakan layanan TI. Bongkar muat secara cepat dan efisien.

Lina Ratnasari memaparkan beberapa profil pelabuhan dunia. Pelabuhan dengan masing-masing karakter. Mulai pelabuhan besar sampai pelabuhan sungai.  “Silakan mahasiswa STIAMAK menemukan klasifikasi, pelabuhan di Indonesia masuk kelompok pelabuhan yang mana ? “ kata Lina.

Lina menjelaskan bahwa setelah adanya Alur Pelayaran Barat Surabaya (APBS) memberikan dampak signifikan bagi operasional Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya. Status kedalaman alur berubah dari 8,5 meter LWS menjadi 14 meter LWS. Sehingga daya angkut dan muatan kapal menjadi lebih besar. Sehingga ongkos angkut barang menjadi lebih efisien.

Sementara Toto Heli Yanto mengungkapkan, mahasiswa STIAMAK memiliki hak yang sama untuk bersaing mendapatkan kedudukan yang lebih baik. Mahasiswa STIAMAK memiliki keunggulan di bidang pemahaman masalah pelabuhan. Karena hampir semua dosen merupakan praktisi bisnis di pelabuhan. Kampusnya berada di daerah pelabuhan dan setiap hari bisa  belajar di pelabuhan. “Kuliah umum ini dilaksanakan setiap bulan. Menghadirkan para direksi dan para GM, termasuk para lulusan luar negeri,” kata Toto.

Ketua STIAMAK Barunawati Iwan Sabatini mengatakan, STIAMAK mengembangkan sistem perkuliahan dari kuliah regular ditambah kuliah umum setiap bulan. Menghadirkan direksi Pelindo III. Direksi anak perusahaan dan para general manajer dari beberapa pelabuhan di daerah. “Kami yakin soal pelabuhan, mahasiswa STIAMAK lebih mengerti-selain pengetahuan bisnis lainnya. Kuliah umum ini bagian dari kesiapan memasuki era persaingan Masyarakat Ekonomi Asean atau MEA,” kata Iwan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *