Th.2015 Pelindo III Pimpin Investasi Pelabuhan Indonesia

Th.2015 Pelindo III Pimpin Investasi Pelabuhan Indonesia

SURABAYA.(SLI). Kilas balik kegiatan ekonomi (investasi) di pelabuhan selama periode 2015. Media Online www.shippinglineindonesia.com (SLI) mencatat PT Pelabuhan III (Pelindo III) memimpin belanja investasi terbesar dari tiga pelabuhan lainnya. Yaitu; PT Pelabuhan I, II dan IV.

Beberapa proyek pengembangan yang berhasil dikerjakan Pelindo III selama periode 2015 meliputi; Pembangunan TERMINAL TELUK LAMONG. Meliputi; dermaga domestik 30 x 450 meter. Dermaga internasional 50 x 500 meter. Dermaga curah kering 30 x 250 meter. Jembatan penghubung 20 x 1.500 meter. Container Yard 28,86 hektar.

Peralatan Ship to Shore 2 unit internasional dan 3 unit untuk domestik. Automated Stacking Crane 10 unit. Grab Ship Unloader. 15 power plan. Kapasitas 500 TEUs petikemas domestik dan 1 juta TEUs petikemas internasional. Total luas lahan 40 hektar. Investasi posisi 2014 sebesar Rp 3,84 triliun. Sampai 2030 ditargetkan investasi sebesar Rp 23,4 triliun.

ALUR PELAYARAN BARAT SURABAYA (APBS). Meliputi pembangunan pendalaman dari 9,5 menjadi 13 meter Low Water Spring (LWS). Lebar 100 menjadi 150 meter. Pengerukan dilakukan perusahaan asal Belanda-Van Oord Dredging and Marine Contractor BV.  Daya tampung dari berat kapal 15.000 menjadi 80.000 Dead Weight Tons (DWT).  Daya tampung muatan kapal petikemas dari 1.500 TEUs menjadi 3.000 TEUs. Nilai investasi sebesar USD 76 ribu.

TERMINAL MODERN GAPURA SURYA NUSANTARA. Terminal penumpang angkutan laut pertama di Indonesia. Dibangun 3 lantai dengan total luas 16.120 M2. Kapasitas menampung 4.000 orang. Fasilitas Garbarata (seperti di bandara udara). Menerapkan Sewage Treatment Plant (daur ulang air bekas pakai). Ramah lingkungan. Nilai investasi Rp 160 miliar.

TERMINAL PETI KEMAS SEMARANG (TPKS). Meliputi pembangunan dermaga baru dari 495 menjadi 600 meter. Penambahan luas lapangan penumpukan petikemas 5,3 hektar. Menambah alat baru sistem elektrifikasi berupa Ship to Shore 2 unit. Masing-masing berkapasitas 40 ton dengan kecepatan bongkar 35 boks/crane/jam. Menambah 11 Automated Rubber Tyred Gantry (A-RTG). Nilai investasi USD 12,5 juta.

JAVA INTEGRATED INDUSTRY PORT AND ESTATE (JIIPE). Pembangunan JIIPE sebagai integrasi pelabuhan dan kawasan industri ini diklaim sebagai pelabuhan internasional terbesar di tanah air. Dijadualkan beroperasi antara 2017-2018. Kerjasama antara PT Pelabuhan III melalui anak perusahaan PT Berlian Jasa Terminal Indonesia (BJTI) dengan Aneka Kimia Corporindo (tbk).

Menggunakan lahan seluas 3.000 hektar. Terbagi atas kawasan industri 2,933 hektar. Operasional pelabuhan 406 hektar. Hunian 77 hektar. Saat ini pembangunan JIIPE sudah menyerap tenaga kerja 5.000 orang. JIIPE menjanjikan mampu menyerap tenaga kerja sampai 60 ribu orang dan mengutamakan penduduk lokal di Kecamatan Manyar-Gresik dan sekitarnya.

TERMINAL PETIKEMAS NILAM PERAK DAN BANJARMASIN. Terminal Petikemas Nilam Timur menambah alat baru ramah lingkungan berupa Ship to Shore sebanyak 2 unit. Terminal Peti Kemas Banjarmasin menambah alat baru Ship to Shore sebanyak 4 unit.

RS PHC SURABAYA. Resmi menjadi PT Pelindo Husada Citra (PHC). Melakukan pengembangan ruang pasien VVIP-Berlian. Menambah peralatan visioerapi untuk pasien pasca struk. Menambah tempat tidur pasien menjadi 218 tempat tidur. Mengoptimalkan 5 klinik PHC. Total investasi sebesar Rp 20 miliar.

Direktur Utama PT Pelabuhan III, Djarwo Surjanto mengatakan, Pelindo III juga melakukan revitalisasi 6 terminal penumpang angkutan laut di beberapa daerah. Nilai investasinya mencapai Rp 1 triliun. “Selain di Surabaya, kita juga melakukan pembangunan 6 terminal penumpang di daerah. Investasinya sekitar Rp 1 triliun,” kata Djarwo.

Investasi tersebut belum termasuk penambahan peralatan dan perluasan lapangan penumpukan di Terminal Petikemas Surabaya dan BJTI. Sementara belanja investasi masih akan terus dilanjutkan pada tahun 2016.

 

 

About Author

Write a Comment

Your e-mail address will not be published.
Required fields are marked*