Garam dan Beras Impor Masuk Surabaya

SURABAYA.(SLI). Kedatangan garam impor melalui Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya hampir tidak pernah berhenti. MV HO XIN yang mengangkut 18.357 ton garam dari pelabuhan asal Jepang menjadualkan sandar dan melakukan bongkar muatan di Terminal Jamrud Utara Tanjung Perak, Rabu (23/12/2015). Perusahaan Bongkar Muat (PBM) pemilik order PT Sinar Duta Persada.

Barang kebutuhan pokok lain yang akan dibongkar pada hari yang sama adalah beras impor asal Vietnam sebanyak 25.408 ton. Diangkut menggunakan dua kapal masing-masing MV TAN BINH 129 sebanyak 22.754 ton dan MV VINASHIP PEARL mengangkut 22.654 ton. PBM pemilik order adalah PT

Barang curah lain yang masuk adalah Raw Sugar impor sebanyak 27 ribu ton asal Muangthai. Diangkut menggunakan kapal MV EAST AMBITION. Melakukan bongkar muatan di tempat sama, Terminal Jamrud Utara. Gandum asal Australia sebanyak 21 ribu ton. Diangkut menggunakan kapal MV STARGATE.

Masih barang curah kering impor yang dibongkar di Tanjung Perak pada hari yang sama adalah Soya Bean Meal sebanyak 47.298 ton. Diangkut menggunakan dua kapal masing-masing; MV Bulk Atacama mengangkut 5.850 ton dan MV DL IVY mengangkut 41.448 ton.

Barang impor lain yang dibongkar di Surabaya-sebagaimana termuat dalam daftar kegiatan bongkar muat di Tanjung Perak adalah Pupuk Steel Product sebanyak 24 ribu ton diangkut menggunakan dua kapal; MV Sunny Horison mengangkut 11.110 ton. PBM pemilik order adalah PT Daniel Samudra Abadi (DSA) danĀ  MV Winning Angel sebanyak 12.976 ton. PBM pemilik order PT Dermaga Harapan Jaya (DHJ).

Dalam pantauan SLI di Tanjung Perak. Mulai Selasa sore (22/12/2015) puluhan angkutan dump truk antri cukup panjang di Jalan Perak Barat menuju Terminal Jamrud Utara. Angkutan tersebut menunggu muatan garam dibongkar.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *