Erry: TPKS Pintu Strategis Jateng

Erry: TPKS Pintu Strategis Jateng

(SLI). Terminal Peti Kemas Semarang (TPKS) menjadi pintu gerbang strategis bagi perekonomian Jawa Tengah. Semua fasilitas memadai sebagai terminal untuk kapal petikemas domestic maupun internasional.

Seperti; dermaga, lapangan penumpukan, alat bongkar muat Container Crane, Rubber Tyred Gantry (RTG) juga angkutan darat trailer di dalamnya. “TPKS memang sangat strategis sebagai pintu perdagangan baik nasional maupun internasional,” kata General Manajer Terminal Peti Kemas Semarang, Erry Akbar Panggabean usai memberikan kuliah umum mahasiswa STIAMAK Barunawati di kantor pusat Pelindo III, Selasa (24/11/2015).

Menurut Erry, saat ini beberapa kawasan industri dan sentra-sentra ekonomi terus bermunculan di Jawa tengah. Mulai dari industri perikanan, tambang, produk kerajinan kayu dan beberapa industri lainnya.

Erry menambahkan, investasi di Jawa Tengah juga terus mengalir, sejalan kemudahan perijinan yang diberikan oleh Pemerintah Propinsi Jawa Tengah. Diperkiraan tahun 2016 akan terjadi peningkatan produk industri yang cukup besar.

TPKS sendiri sampai tahun 2016 akan menambah beberapa fasilitas baru. Seperti; dermaga diperpanjang 105 meter, penambahan 2 Container Crane dan 20 Aotomatic Rubber Tyred Gantry (ARTG). Head Truck dan Chassis sebanyak 23 unit juga menambah Container Yard seluas 5,3 hektar.

“TPKS akan menjadi terminal ramah lingkungan dengan sistem operasional menggunakan Teknologi Informasi. Operasional peralatan menggunakan remote dan layanan dokumen melalui job order online,” tambah Erry.

Arus kunjungan kapal rata-rata berkisar antara 55-65 call/bulan. Terdiri atas kapal feeder 70 persen. Direct call 20 persen dan domestic service 10 persen. Arus petikemas tahun 2014 sebanyak 575 ribu TEUs. Tahun 2016 ditargetkan naik 10 persen. Dwelling Time normal 5 hari.

About Author

Write a Comment

Your e-mail address will not be published.
Required fields are marked*