Jasa Pelabuhan Dibayar Rupiah

Jasa Pelabuhan Dibayar Rupiah

(SLI)-Terhitung mulai tanggal 1 Juli seluruh jasa pelabuhan Tanjung Perak akan dibayar menggunakan uang rupiah, termasuk kapal internasional (ocean going) yang biasanya membayar menggunakan dolar AS (USD).

Di pelabuhan Tanjung Perak ada tiga terminal melayani kapal asing. Yaitu; Terminal Jamrud (Pelindo III), Terminal Petikemas Surabaya (TPS) dan Terminal Teluk Lamong (TTL).

Terminal Jamrud melayani kapal general cargo dan curah kering. Rata-rata bongkar muatan sampai 40 ribu ton per kapal sekali kunjungan.

Sedangkan TPS menjadi tujuan utama kapal petikemas internasional dan menjadi terminal petikemas terbesar di Indonesia Timur. TPS juga melayani kapal petikemas domestik.

Sedangkan Terminal Teluk Lamong masih terbatas melayani kapal petikemas dalam negeri. Menurut rencana, TTL mulai bulan Juli sudah menerima kunjungan kapal internasional.

Perhitungan bayar uang jasa pelabuhan mulai dari layanan jasa pandu dari pintu masuk pelabuhan di Karang Jamuang. Layanan tunda. Layanan Container Handling Charge (CHC) dan Terminal Handling Charge (THC).

PT Terminal Petikemas Surabaya (TPS) mengaku sudah siap melaksanakan instruksi surat edaran Bank Indonesia (BI) No.17/11/DKSP tanggal 1 Juni 2015 tentang Kewajiban Penggunaan Rupiah di Wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia tersebut.

“Jadi kapal yang sandar pas tanggal 1 Juli nanti sudah kena perhitungan bayar menggunakan rupiah. Perhitungan kurs dolarnya dari nilai jual sehari sebelum kapal sandar atau tanggal 30 Juni-nya,” kata Kepala Humas PT Terminal Petikemas Surabaya, Moch Sholeh.

About Author

Write a Comment

Your e-mail address will not be published.
Required fields are marked*