Muatan Organda Ikut Menurun

Muatan Organda Ikut Menurun

(SLI)-Kantor DPC Khusus Organda Tanjung Perak telah menerima laporan 15 perusahaan angkutan anggotanya sudah tidak aktif. Sementara sekitar 4.000 angkutan tidak keluar garasi karena tidak ada muatan. Jumlah angkutan anggota Organda 8.700 unit.

“Sejak dolar naik jadi Rp 13 ribu dan upah buruh naik. Sudah banyak pabrik mengurangi produksi. Karena biaya produksi naik. Sementara daya beli masyarakat turun. Kami yang melayani sangat merasakan dampaknya,” kata Ketua DPC Khusus Organda Tanjung Perak, Kody Lamahayu Fredy.

Dalam kondisi sulit seperti ini-lanjut Kody, biaya angkutan kembali dibebani tarif tol yang tidak masuk akal. Angkutan trailer atau dump truck yang lewat tol Gempol-Pandaan dengan panjang jalan hanya 13 km harus bayar Rp 85 ribu sekali jalan.

Menurut Kody, pemerintah harus segera melakukan perbaikan kondisi dengan cara menekan dolar dan menguatkan nilai tukar rupiah. Jangan main-main di BBM dan turunkan suku bunga bank.

About Author

Write a Comment

Your e-mail address will not be published.
Required fields are marked*