Empat Kapal Bongkar Beras 67.500 Ton di Tanjung Perak

SURABAYA.(SLI). Arus beras masuk Surabaya terus berlanjut. Posisi, Kamis (24/3/2016) terdapat 4 kapal pengangkut 67.500 ton beras menjadualkan masuk Pelabuhan Tanjung Perak. Masing-masing; MV Pacific Harmony akan bongkar beras 32.500 ton. MV Neptune Star akan bongkar beras 20 ribu ton dan MV Ken Shin menyelesaikan sisa bongkar sebanyak 15 ribu ton. Total semua beras yang akan dibongkar sebanyak 67.500 ton.
Berdasarkan data di Pusat Pelayanan Satu Atap (PPSA) Pelabuhan Tanjung Perak terhitung mulai tanggal, 25 sampai 28 Maret 2016 tercatat ada 48 kapal menjadualkan sandar di Terminal Jamrud Utara dan Barat. Terdiri atas kapal penumpang dan kapal barang masing-masing 24 kapal. Terminal Jamrud Utara dan Barat merupakan terminal non petikemas yang melayani kapal general cargo dan curah internasional. Jumlah kapal tersebut tidak termasuk kapal yang akan masuk Terminal Mirah, Terminal Nilam, Terminal Berlian, Terminal Petikemas Surabaya dan Terminal Teluk Lamong.

Dari 24 kapal yang akan menggunakan terminal internasional tersebut sebanyak 21 kapal melakukan bongkar muat dan hanya 3 kapal melakukan kegiatan muat barang. Ada 6 kapal melakukan bongkar muatan jenis besik (steel) dengan total barang 88.396 ton. Selanjutnya disusul kapal bongkar Soyabean Meal sebanyak 113.913 ton. Disusul kemudian kapal bongkar Raw Sugar sebanyak 39 ribu ton. Ada juga kapal bongkar jagung sebanyak 70.201 ton.

Sementara kapal yang melakukan kegiatan pemuatan masing-masing; MT. Nolowati mengangkut 1.800 ton minyak sawit. MV Fortune Ocean muat 6.300 ton bungkil kopra. Sedangkan ada satu kapal menjadualkan akan muat lokomotif tujuan ekspor Banglades yaitu; MV Seiyo Spring. Informasi di Tanjung Perak menyebutkan, kegiatan pemuatan lokomotif tersebut dikerjakan oleh PBM PT Prima Utama Maritim dan akan dilepas oleh Presiden RI Joko Widodo.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *