Ekspor Jatim Masih Unggul di Awal 2020

SURABAYA.(SLI). Kegiatan perdagangan ekspor Jawa Timur masih menunjukkan pertumbuhan pada periode Januari-Pebruari 2020. Dewan Pengurus Daerah Gabungan Pengusaha Ekspor Indonesia (DPD GPEI) Jawa Timur mencatat angka pertumbuhan mencapai USD 3.667,86 juta pada 2020 atau naik 19.06 persen dibanding 2019 sebesar USD 3.080.71 juta. “Kalo baca data, ekspor Jawa Timur masih tumbuh. Jadi tidak ada dampak dengan virus Corona,” kata Ketua DPD GPEI Jawa Timur, Indarmawan Asrikan.

Negara tujuan ekspor lanjut Isdarmawan juga masih tetap. Lima besar negara pengimpor, Jepang sebesar 14.39 persen, Singapura 13.59 persen, Amerika Serikat 12.39 persen, Tiongkok sebesar 9.18 persen dan Swiss. Sedangkan lima komoditas utama meliputi, perhiasan, kayu, tembaga, minyak dan ikan. Meski demikian Isdarmawan mengkhawatirkan dampak virus Corona bisa terasa pada bulan April ini. Mengingat wabahnya masuk ke Indonesia baru terasa pada Pebruari dan Maret. “Corona di Wuhan China sudah selesai. Justru sekarang ini menyebar ke seluruh dunia, termasuk Indonesia. Mungkin dampaknya baru terasa pada April dan seterusnya,” tambah Isdarmawan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *